About Us

Hi, we are Javanese Christian Church !

✝️ Selayang Pandang Sejarah GKJ Palihan

📍 Lokasi Strategis di Tengah Perubahan Zaman

GKJ Palihan merupakan bagian dari Sinode Gereja Kristen Jawa dan termasuk dalam wilayah pelayanan Klasis Kulon Progo. Saat ini, gereja ini terletak di Selong, Desa Palihan, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo — tepat di sebelah barat Bandara Yogyakarta International Airport (YIA).

Relokasi dari lokasi lama di Kragon 2 ke tempat sekarang menjadikan GKJ Palihan berada di titik yang sangat strategis. Selain dekat dengan bandara, gereja ini juga berada di jalur lintas selatan Pulau Jawa (Jalan Daendels), dan dekat dengan perbatasan Jawa Tengah – DIY. Kondisi ini membuat lingkungan sekitar gereja semakin ramai, dengan banyaknya rumah singgah dan kos-kosan bagi pekerja bandara.

🧍 Awal Mula dari Satu Pertobatan

Sejarah GKJ Palihan tak lepas dari kisah pertobatan seorang tokoh lokal bernama Sutowiryo pada tahun 1912. Saat dirawat di RSUD Wates, ia tersentuh oleh pelayanan penuh kasih dari para petugas rumah sakit — khususnya Direktur RSUD saat itu, Bapak Yakobus, yang sering menguatkan pasien dengan ayat-ayat Alkitab.

Sepulang dari rumah sakit pada 25 Desember 1912, Sutowiryo belajar Injil kepada Guru Injil Sutodimedjo di Temon dan menjadi warga jemaat GKJ Temon. Semangatnya menyebar ke sahabat-sahabatnya, hingga pada tahun 1914 ia bersama Kromodikoro dan Surohardo dibaptis dan mengganti nama mereka sebagai tanda pertobatan:

  • Sutowiryo → Kromosonto
  • Kromodikoro → Prawiro Hutomo
  • Surohardo → Kromotirto

🏫 Sekolah dan Tempat Ibadah Pertama

Dukungan kepala desa Palihan saat itu, R. Wongso Senjoyo, menjadi momentum penting. Ia meminta agar pengajaran kekristenan disebarkan lebih luas dan memohon didirikannya sekolah Kristen. Maka, pada tahun 1917, sebuah sekolah didirikan dan digunakan juga sebagai tempat ibadah bagi warga Kristen di Palihan yang menginduk ke GKJ Temon. Inilah cikal bakal berdirinya GKJ Palihan.

⛪ Menjadi Jemaat Dewasa: Lahirnya GKJ Palihan

Dengan pertumbuhan jemaat yang cukup pesat, warga Kristen Palihan mengumpulkan dana dan membeli sebidang tanah milik Joyo Sukarno di Kragon. Pada tanggal 17 Mei 1925, GKJ Palihan resmi dinyatakan sebagai jemaat dewasa, dengan susunan majelis pertamanya:

  • M. D. Sastrowinarto – Ketua (Tua-tua)
  • S. Kartotenoyo – Penulis (Tua-tua)
  • Prawiro Hutomo – Diaken

Gedung gereja sederhana pun menjadi pusat ibadah bagi jemaat yang terus bertambah.

📈 Pelayanan yang Terus Berkembang

Pada awalnya, pelayanan dilakukan secara bergilir oleh lima juru khotbah sejak tahun 1920. Namun, seiring bertambahnya warga, dibutuhkan guru Injil tetap. Maka pada tahun 1923, M. D. Sastrowinarto diangkat sebagai guru Injil pertama, melayani hingga tahun 1938.

Setelah beliau dipindah, GKJ Palihan mengalami pasang surut kepemimpinan rohani. Namun pelayanan tetap berjalan, dengan dukungan para guru Injil dan pendeta yang diundang dari berbagai tempat.

Beberapa tokoh penting dalam sejarah pelayanan GKJ Palihan antara lain:

  • Pdt. S. Atmo Sumarto (ditahbiskan 1941)
  • Pdt. S. Hardjowasana (1970)
  • Pdt. Surarjo dari Blitang, Lampung (1987–1992)
  • Pdt. Christian Edy Mulyanta, M.Th (ditahbiskan 1994)
  • Pdt. Merari Puay, S.Th (mulai melayani sejak 23 Mei 2024)

🧑‍🌾 Jemaat yang Sederhana namun Setia

Warga jemaat GKJ Palihan berasal dari berbagai latar belakang, sebagian besar adalah petani, guru, pegawai, dan peternak ikan. Banyak dari mereka tetap mengolah sawah atau kolam ikan meskipun telah pensiun dari pekerjaan formal.

Menurut data tahun 2019, jumlah jemaat mencapai sekitar 700 orang, terbagi dalam tiga wilayah besar: barat (dekat perbatasan), tengah (sekitar gereja), dan timur (wilayah relokasi di Glagah).

🙌 GKJ Palihan Hari Ini

GKJ Palihan telah tumbuh dari sebuah pepanthan kecil menjadi gereja mandiri yang terus hidup dan melayani, bahkan di tengah arus perubahan zaman. Dengan lokasi yang strategis dan jemaat yang setia, GKJ Palihan tetap menjadi terang bagi lingkungan sekitarnya.


📅 Timeline Sejarah GKJ Palihan

  • 1912 – Pertobatan Sutowiryo di RSUD Wates
  • 1913–1914 – Penginjilan ke Kromodikoro & Surohardo, dibaptis & ganti nama
  • 1917 – Sekolah Kristen pertama didirikan, digunakan juga untuk ibadah
  • 1920 – 5 juru khotbah mulai melayani secara bergantian
  • 1923 – M. D. Sastrowinarto diangkat jadi Guru Injil pertama
  • 1925 – GKJ Palihan resmi berdiri sebagai jemaat dewasa (17 Mei)
  • 1941 – Penahbisan Pdt. S. Atmo Sumarto (11 Juni)
  • 1953–1965 – Pelayanan oleh Mardi Suyono & R. Suprapto Martoseputro
  • 1970 – Pdt. S. Hardjowasana ditahbiskan (7 Mei)
  • 1987–1992 – Pdt. Surarjo melayani GKJ Palihan
  • 1994 – Penahbisan Pdt. Christian Edy Mulyanta, M.Th (27 April)
  • 2024 – Pdt. Merari Puay, S.Th mulai melayani (23 Mei)

MAAF WEBSITE SEDANG DALAM MODE maintenance

–MULTIMEDIA GKJ PALIHAN YOGYAKARTA

–GKJ PALIHAN YOGYAKARTA