RENUNGAN : Bangkit Dan Pulih Menyambut Masa Depan Yang Berpengharapan

YOHANES 15 : 1-8

Kehidupan memang tidak selalu mudah untuk diprediksi. Segala sesuatu bisa berubah dan mengubah. Seperti halnya covid-19 dan dampaknya. Banyak hal baik terjadi, tetapi tidak sedikit pergumulan serta penderitaan yang dialami. Salah satunya, relasi yang dulu mengandalkan perjumpaan saat kini lebih mengandalkan alatalat atau media. Tidak semua dengan mudah untuk beradaptasi dan mengikuti. Perjumpaan itu tetap diharapkan dapat dilihat bukan sekedar dari perspektif duniawi, tetapi juga bisa kita lihat dari prespektif Yesus. Yaitu,  apakah perjumpaan kini yang dengan alat atau media atau online dapat memberi pemulihan, belas kasih, dan merasa memiliki teman seperjalanan (sahabat).  

Kegiatan-kegiatan yang saat ini terjadi atau dilakukan seperti ibadah online, PA online, pasar online, memberi sembako, mengunjungi online, rapat-rapat online, atau sudah kembali lagi “normal” atau onsite apakah telah menjadi ajang perjumpaan yg memulihkan, berbelas kasih, dan membangun persahabatan atau hanya sekedar antisipasi atas keadaan. Dengan tujuan asal ibadah tetap ada, asal PA tetap ada, asal umat sudah mendapat bantuan dan sebagainya. Kalau perjumpaan yang terjadi adalah perjumpaan yang ‘asal’, maka perjumpaan itu tidak akan mampu menolong setiap pribadi untuk bangkit, pulih dan memiliki pengharapan. 

Tetap tinggal di dalam Yesus Sang Pokok Anggur adalah proses terus menerus mendorong kita untuk menjadi siapa bagi diri sendiri dan orang lain. Bukan proses memberi apa bagi diri sendiri dan orang lain. Kita tidak dapat bangkit dan pulih kalau tidak tetap tinggal dalam Yesus Sang Pokok Anggur. Kita tidak bisa menatap harapan kalau tidak tetap tinggal dalam Yesus Sang Pokok Anggur. Seperti kata Yesus, “Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.” Marilah kita terus beriman hanya kepada-Nya, selalu bersekutu dengan Dia, dengan erat bersandar dan menyerahkan diri kita hanya kepada-Nya. Yesus Kristus sumber kekuatan kita hari ini sampai selama-lamanya.. Amin 

MAAF WEBSITE SEDANG DALAM MODE maintenance

–MULTIMEDIA GKJ PALIHAN YOGYAKARTA

–GKJ PALIHAN YOGYAKARTA